Assalamualaikum
Pada kesempatan hari ini saya akan sedikit mengulas salah satu tugas mata kuliah PJOK (Pendidikan jasmani, olaraga dan kesehatan), judulnya mengenai permainan tradisional.
Indonesia kaya dengan keberagamaan hal itu di tandai dengan berbagai macam agama, suku dan ras. Salah satunya adalah permainan tradisional, selama saya bersekolah sampai duduk di perguruan tinggi barulah mengetahui ternyata permainan yang sering saya mainkan bersama teman-teman di tahun 90-an merupakan salah satu jenis olaraga di Indonesia.
Na sobat! Sebelum era globalisasi anak-anak sangat senang menghabiskan waktu mereka di luar rumah dengan bermain bersama, permainan tradisional amatlah di senangi karena tidak membutuhkan biaya yang besar dan terkadang tidak menggunakan alat atau media tapi cukup dengan bermodal anggota.
Seru ....ya! Jauh berbeda dengan sekarang setelah masuk era globalisasi anak malah justru lebih senang menghabiskan waktu mereka di depan Televisi, handphone dan sesekali pergi ke mall dan berkunjung ke time zoon. Bahkan orang tua mereka mendukung dan merasa tenang saat anak mereka berada rumah.
Dunia anak adalah dunia bermain, dengan bermain anak akan lebih sering bergerak dan tubuh mereka menjadi sehat serta bermanfaat bagi perkembangan dan pertumbuhan si anak. Sejatinya permainan tradisional harus tetap ada, dalam hal ini orang tua, dan pemerintah harus ikut andil dalam melestarikannya. Agar generasi berikutnya tetap menjaga dan mencintai kekayaan budaya Indonesia.
Cintailah budaya Indonesia!
Wassalam alaikum.
Pada kesempatan hari ini saya akan sedikit mengulas salah satu tugas mata kuliah PJOK (Pendidikan jasmani, olaraga dan kesehatan), judulnya mengenai permainan tradisional.
Indonesia kaya dengan keberagamaan hal itu di tandai dengan berbagai macam agama, suku dan ras. Salah satunya adalah permainan tradisional, selama saya bersekolah sampai duduk di perguruan tinggi barulah mengetahui ternyata permainan yang sering saya mainkan bersama teman-teman di tahun 90-an merupakan salah satu jenis olaraga di Indonesia.
Na sobat! Sebelum era globalisasi anak-anak sangat senang menghabiskan waktu mereka di luar rumah dengan bermain bersama, permainan tradisional amatlah di senangi karena tidak membutuhkan biaya yang besar dan terkadang tidak menggunakan alat atau media tapi cukup dengan bermodal anggota.
Seru ....ya! Jauh berbeda dengan sekarang setelah masuk era globalisasi anak malah justru lebih senang menghabiskan waktu mereka di depan Televisi, handphone dan sesekali pergi ke mall dan berkunjung ke time zoon. Bahkan orang tua mereka mendukung dan merasa tenang saat anak mereka berada rumah.
Dunia anak adalah dunia bermain, dengan bermain anak akan lebih sering bergerak dan tubuh mereka menjadi sehat serta bermanfaat bagi perkembangan dan pertumbuhan si anak. Sejatinya permainan tradisional harus tetap ada, dalam hal ini orang tua, dan pemerintah harus ikut andil dalam melestarikannya. Agar generasi berikutnya tetap menjaga dan mencintai kekayaan budaya Indonesia.
Cintailah budaya Indonesia!
Wassalam alaikum.

Komentar
Posting Komentar